Just another WordPress.com site

KEPALA DAN LEHER

Tugas Anatomi – III

KEPALA DAN LEHER

Kelompok 3

Ajeng Wulandari                     (F1005145)

Olgarina                                  (F1005161)

Ali Limbardijaya                     (F1006102)

Arie Herlianto                         (F1006109)

Ferdian Sugandi                      (F1006114)

Wendy Pratama.            S                   (F1006126)

Rizky Wisnu Aji                      (F1006145)

Rima N Lesnawati                   (F1006146)

Taufik Senjaya                        (F1006148)

 

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
UNIVERSITAS PADJAJARAN
2009

 

 

DAFTAR ISI

Daftar isi…………………………………………………………………………2

Bab I     Pendahuluan dan Tujuan……………………………………………….3

Bab II    Isi………………………………………………………………………4

-          Kepala……………………………………………………………….4

-          Leher………………………………………………………………..18

Bab III   Kesimpulan……………………………………………………………24

Daftar Pustaka…………………………………………………………………..25

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN DAN TUJUAN

            Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur tubuh. Anatomi dapat dipelajari melalui tiga cara pendekatan :

  • Anatom sistematis

Mempelajari tubuh sebagai rangkaian berbagai system organ

  • Anatomi regional

Ilmu mengenai daerah tubuh, disebut juga anatomi topografik

  • Anatomi klinis

Memperhatikan aspek struktur dan fungsi tubuh yang penting dalam praktek kedokteran dan ilmu kesehatan yang terkait.

Pada makalah ini dikhususkan pada bidang kepala dan leher. Tujuan dari makalah ini agar :

-          Mengetahui struktur – struktur yang ada pada leher dan kepala

-          Mengetahui variasi dalam ukuran, bentuk dan jenis perlekatan otot

-          Mengetahui percabangan saraf dan pembuluh – pembuluh darah yang terdapat pada leher dan kepala

-          Mengetahui kemungkinan adanya penyimpangan – penyimpangan yang terjadi

-

BAB II  ISI

KEPALA

            Dalam kepala terdapat cranium, otak, saraf – saraaf otak ( nervi craniales ), salut – salut otak ( meninges ), dan organ indra khusus.

 

CRANIUM

Cranium meliputi otak dan meninges (salut – salut otak), bagian proksimal saraf – saraf otak, dan pembuluh darah.

Terdiri dari :

  • Cranial vault
  • Cranial base
  • anterior, middle, & posterior cranial fossae.
  • Cranial cavity
  • Orbits
  • sinuses

 

  • 8 cranial bones
  • 2 parietal
  • 2 temporal
  • Frontal
  • Occipital
  • Sphenoid
  • ethmoid

 

 

Tulang pada kepala

Dibagi dalam 2 bagian :

  • Neurocranium (tulang yang melindungi wajah)
  • Splanchnocranium (tulang yang membentuk wajah)

 

Tulang tulang pada Neurocranium (Tulang yang melindungi otak) :

  • Os.occipitale
  • Os.temporale
  • Os.sphenoidale
  • Os.ethmoidale
  • Os.parietale
  • Os.frontale

 

Tulang tulang Splanchnocranium (Tulang yang membentuk wajah) :

  • Maxila
  • Mandibula
  • Os.Zygomaticum
  • Concha nasalis
  • Os.nasale
  • Os.lacrimalis
  • Os.vomer

Os.Palatina : Antara Neurocranium dan Splanchnocranium

 

Otot – otot pada kepala

Otot-otot daerah kepala dibagi menjadi dua :

  • Otot wajah
  • Otot pengunyahan

 

I. Otot wajah terdiri dari :

  • Origo : Fascia
  • Insersi : Kulit N.VII/Nervus facialis

 

Pembagian :

1.Otot Scalp (Epicranius) : Menutup puncak / samping kepala (Galea Aponeurotica)

Terdiri dari :

  • M.Occipitale frontalis
  • M.Frontalis
  • origo : Galea Aponeurotica

Inseriso : Kulit diatas alis mata

  • M.occipitalis
  • origo : Linea Nuchae Sup & Pars mastoideos Temp.

Insersio :Galea Aponeurotica

2.Otot Ekstrinsik Telinga :

  • M.Auricularis ant
  • origo : Pars ant fascia temporalis

Insersio : bagian depan helix

  • M.Auricularis Sup
  • origo : Pars sup fascia temporalis

Insersio : bagian atas permukaan cranialis dari auricula

  • M.Auricularis Post
  • origo : Pars mastoidea Os.temporalis

Insersio : bagian bawah permukaan cranialis dari concha

3.Otot daerah mata :

  • M.Orbicularis occuli : mengelilingi sela mata terdiri dari :
  1. Pars orbitalis: mengelilingi kelopak mata

Origo & insersio : Lig.Palpalpebrale mediale

  1. Pars palpebralis : menutup mata (N.VII/nervus facialis)

Origo : Lig.Palpebrale med

Insersio : Lig.palpebrale lat

  1. Pars sacci lacrimalis (M.hornerri)

Origo : Crista lacrimale &saccus lacrimalis

Insersio : Pars palpebralis

  • M.Levator palpebrae sup : bentuknya segitiga

Origo : permukaan bawah ala parva Os.sphenoidalis

Insersio : berbentuk aponeorosis terbagi 3:

-          Lamela superficcialis

-          Lamela medialis

-          Lamela profunda

  • M.corrugator (M.C supercilii)

Origo :Arcus superciliaris

Insersio : Arcus Orbitalis

 

 

4. Otot-otot hidung  terdiri dari :

  • M.procerus : (M.pyramidalis nasi )

Origo : Os.nasale

Insersio : kulot dahi bagian bawah antara kedua alis mata

  •  M.nasalia : (M.compressor naris) mengempiskan cuping hidung

Pars transversa

Pars alaris

  • M. Depresor septi (M . depresor alanasi)

Origo : fassa incisiva max

Insersio : septim & alanasi post

  • M.dilator naris post

Origo : Incisura nasalis max&cartilago alaris minor

Insersio: kulit dekat pinggir lubang hidung

  • M.dillatoris naris ant :

Origo : Cartilago alaris mayor

Insersio : kulit dekat pinggir lobang hidung

5. Otot-otot sekitar mulut terdiri dari :

  1. Bagian atas :
  • M.levator labii superioris ( M.qudratuss labii superior caput infra orbitalis)   Origo : margo inf
  • Insersi : otot bibir antara M.levator anguli oris dgn M.labii                superioris alaeque nasi
  • M.levator labii superioris alaque nasi

Origo : Proc.frontalis Os. Max

Insersio : cartilago alaris mayor serta kulit hidung &bibir atas dgn  M.levator labii sup

  • M.levator anguli oris (M.caninus )

Origo : fossa caninus

Insersio :  angulus oris

  • M.Zygomaticus minor

Origo : facies Os.zygomaticii

Insersio : M.levator labii sup & M.zygomaticus mayor

  • M.zygomaticus major

Origo : Os.zygomaticus

Insersi : angulus oris

 

  1. Bagian bawah :
  • M.risorius

Origo : fascia menutup M.masseter

Insersio : kulit disudut mulut

 

  • M.depresor labii sup

Origo : linea oblique mandibula

Insersio : kulit bibir bawah/labium inferior

  • M.depressor anguli oris (M.triangularis)

Origo : Linea oblique mandibula

Insersio: sudut mulut

  • M. Mentalis (M.levator menti)

Origo : Fossa incisiva mandibula

Insersio : kulit daerah dagu

  • M.tranversus mentii

Origo : M.triangularis

Insersi : angulus oris

  • M.Orbicularis oris
  • M.buccinator

 

 

 

  1. Platysma (M.platysma )

Origo : mandibula kemudian turun kebawah menutupi leher bagian lateral

Insersio : kulit daerah dada melewati clavicula

Innervasi : N.facialis pusatnya di nukleus fasialis

 

II.Otot-otot pengunyahan terdiri dari :

  1. M.masseter :
  • Pars.superficialis
  • origo : proc.zygomaticus max

insersi : angulus mand

faal  : menutup rahang

  • Pars profunda :
  • origo: Os.zygomaticum, proc zygomaticus, Os.temporalis

Insersi : angulus mandibula

  1. M.pterygoideus externus :
  • Caput cranial

origo : crista infratemporalis

insersi : fovea pterygoidei

faal : membuka rahang.protectio mandibula,menggerakan mandibula dari satu sisi ke sisi lain.

 

  • Caput caudal
  • origo : lamina lateralis,procesi pterygoidei

insersi : capsula & discus aricularis sendi rahang (art.temporo mandibularis)

  1. M.pterygoideus Internus
  • origo : Fossa pterygoidea ,tuber maxillare

insersio : amgulus mandibulae

faal: menutup rahang

  1. M.temporalis
  • origo : seluruh fossa temporalis, permukaan dalam fase temporalis,

Innervasi :  N.mandibularis, N.V3 portio minor .

ARTICULATIO TEMPOROMANDIBULARIS

 

Yaitu persendian antara basis cranii dan mandibula .

  • Caput art: Proc.condyloideus
  • Fossa art: fossa mandibularis & tubercullum articulatio

Pada keadaan mulut tertutup, keadaan discus art pada fossa mandibularis adalah tipis karena tertekan, terdapat antara caput articularis dengan tubercullum art, terletak di bawah/belakang tub.art

Discus akan bergerak kebelakang bila bergeser kedepan sehingga terganggu untuk meratakan persendian,sebagai bantalan.

 

Bangunan yang memperkuat Articulatio temporomandibularis :

  1. Capsula articularis
  2. Lig.temporomandibular
  3. Lig.sphenomandibular
  4. Lig.stylomandibulare
  5. Raphe pterygomandibula

Gerakan pada Articulatio temporomandibularis :

  1. Occlusio normal

deretan gigi atas dan bawah akan bertemu dan saling menekan

 

  1. Protatio (menggeser mandibula ke ventral/depan)

Otot2 yg bekerja : Pterygoideus medialis & lateralis,dihambat M.temporalis, bagian dorsal dari capsula articularis

  1. Depressi (membuka mulut)

Otot-otot yg bekerja : M.pterygoideus lateralis /ext , dibantu Mm.suprahyoid , Mm infrahyoid, gravitasi

  1. Elevasi (menutup mulut)

Otot-otot yg bekerja : M.temporalis, M.masseter, M.pterygoideus medialis

  1. Retraksi (menggeser mandibula kebelakang)

Otot-otot yg bekerja : M.temporalis, M.pterygoideus sisi yang berlawanan, M.masseter, M.digasstricus sisi yg sama

Luxatio Mandibula : bila mulut dibuka terlalu lebar dapat mengakibatkan mulut itu tidak dapat menutup kembali.

 

KULIT KEPALA (SCALP)

S =  skin (ditumbuhi rambut kelenjar lunak)

C = connection tissue(jar.ikat antara skin&aponeurosis)

A = Aponeurosis (Galea aponeurotica) otot pada ujung otak frontal & occipi

L = Loose conective tissue (jaringan ikat jarang)

P = Periosteum

 

 

Persyaratan kulit kepala :

  • N.V (trigeminus)
  1. N.V-1 (opthalmicus)

Mengurus : seluruh daerah frontal, palpebra sup, dorsum nasi sampai apex nasi

Cabang2nya: : N.supratrhoclearis, N.supraorbitalis, N.infrathroclearis, N.nasalis

  1. N.V-2  (maxilaris)

Mengurus : labium supra, ala nasi, palpebra inf, maxila, pipi, daerah temporal

Cabang2nya: N.infraorbitalis, R.malaris, N.temporalis, R.temporalis, N.temporomalaxis

  1. N.V-3 (mandibulla)

Mengurus : labium infersius , balahan  caudal, (mandibula), pipi sampai belah telinga

Cabang2nya : N.buccalis, N.mentalis, N.auriculotemporali

  • Plexus Cervicalis

Mengurus : Angulus mandibular

Cabang2nya :Nn.cranialis II &III ,N.Occipitalis minor,N.occipitali major

 

 

LEHER

 

I.Caudal

Incisura stertu, clavicula sin & dextra, Articulatio clavico acromialis, garis antara articulatio dengan proc.spinosusvertebra cervicalis VII

II.Cranial

Mentum, Margo inferior mandibula , angulus mandibula, Proc.mostoideus, linea nuchae superior

I.TRIGONUM ANTERIOR

a. T.suprahyoid :

T.submandibular batas2nya :

  • Cranial : margo inf.mand
  • Med.vent : venter ant m.digastrici
  • Med dors : Venter post m.digastrici

T.submentale :

  • Lateral : venter ant,m.digastrici,isi v.jugularis ant
  • Med: Linea media
  • Caudal : Os hyodeum

b. T.infrahyoid :

T.caroticum sup isi : A carotis comunis ,V jugulare, N vagus

  • Cranio dorsal : vent post m.digastrici
  • Caudo vent : vent sup m. Omohyoid
  • Lateral : M. Sterno0deidomastoideus

T.caroticum inf (musculare)

  • Med.vent: linea mediana
  • Lat cranii : ventbsup m.omohyoid
  • Lat.caud : M.sternocleimastoid

II. TRIGONUM POSERIOR

  1. T.occipitale (omotrapezideum)
  • Ventro med : pinggir dorsal M.strenokidormastoid
  • Dorso lat : pinggir ventral M.trapezius
  • Caudal : venter inf. M.omohyoid
  1. T.omoclaviculare (sub calvian triangle)
  • Craniolateral :vent .inf m.omohyoid
  • Craniomedial : M.sternoeleidomastoideus
  • Caudal : claveiula

 

 

SYSTEMA MUSCULORUM

Otot leher dibagi dua golongan:

1. golongan yg terletak disebelah ventral

2. golongan yg terletak disebal dorsal

 

Otot leher bagian ventral :

  • Platysma : terletak tepat dibawah kulit, serabut2nya, sejajar dari pinggir mandibula sampai clavicula & dari medial kelateral

Persyarafan : N.facialis VII

  • M.strenocleidomastoideus

Origo: portio sternalis, portio clavicularis , insersio antara proc.mostoideus, pars lat linea nuchae sup , innervasi N, accesorius N XI

  • Mm.suprahyoid : Berhubungan dengan lidah
  1. M.digastricus (M.biventer mandibula )

Origo: vent ant fossa m.biventris mandibula , vent post ine mastoidea insersio Os hyoid diapit serabut M.stylohyoid , innervasi vent antara  N V-3 (mylohyoid), vent post N VII (facialis)

  1. M.stylohyoid

Origo: bag lat proc stylodeus os temporalis , insersio basis cornu os hyoid ,  innervasi N  VII facialis

 

 

  1. M,mylohyoid

menghubungkan os.hyoid dgn mandibula

  • origo: linea mylohyoid mand sin & dextra,insersio serabut yg terletak di dorsal melekat pada corpus os hyoid ,I nnervasi N.mylohyoideus V-III. Disebut juga M.diaghfragma ortis karna membentuk dasar rongga mulut
  1. M.genioglossus

Origo: Spina mentalis , insersio bagian depan corpus os.hyoid innervasi cab.Nn.cervicalis I & II

 

  • Mm.infrahyoid yg terletak di caudal os.hyoid
  1. M.sternohyodeus

Origo: permukaan dorsal manubrium sterni , insersio corpus os hyoid, innervasi ansa hipoglossi

  1. M.omohyoideus
  2. M .sternohyroideus
  3. M.Thyreoideus

Origo: cartilago tyroidea,insersio os.hyodeum,

 

Otot-otot dengan letak agak dalam :

  1. M.scalenus ventralis : origo tubercula ant ,proc transversi III-IV,insersio costa I,tubula scaleni ,innervasi  nervus spinalis c V-VII
  2. M.scalenus intermedius : origo proc transversu,insersio,dorsal sulcus,innervasi N.sp C IV-VIII
  3. M.scalenus dorsalis :origo tub post ,proc trans,insersio costa II,innervasi N.sp C VII-VIII

 

Otot-otot yg letaknya paling dalam :

  1. M.longus cervisis :N.spinalis c II-IV
  2. M.longus capitis : origo tub anterir proc transversal VC III-VI ,insersi Os, basil ki-ka,tubuli pharyngeum,innervasi N.spi C I-V

 

Otot leher bagian dorsal :

  • M.Trapezius

Origo: Protuberantia occipitalis ext, linea nuchae sup, septum nuchae, proc spinasi vertebraec VII-thXII

Insersio: Pars aeromialis, lateral spina scapulae, medial spina scapulae,  innervasi N.accesorius IX, N.sp CII-IV

  • M.splenius capitis

Origo: Proc.spinosi VC IV-th II

Insersio:  dorsal proc mastoideus & linea nuchae superior

 

 

  • M,splenius servicis

Origo: proc th III_VI

Insersio: tub post proc tranversi verteb C IV-VII

Innervasi: N sp C I-IV

  • M.levator scapulae

Origo: Tuberculae post,proc transversi C I-IV

Insersio: Angulus sup & margo vertebralis scapulae

Innervasi: N.dorsalis scapulae

 

a. M.semispinalis capitis &servicis

b. M.longisimus capitis&cervisis

c. otot-otot yang menghubungkan V.C I dengan kepala :

M,rectus

M.rectus

M.obliqus

M.obliqus

            M.rectus capitis

M.rectus

M.rectus

M.obliqus

M.obliqus

post major

lateralis

anterior

superior

inferior

 

BAB III
PENUTUP

Anatomi sangat penting dalam kehidupan, terutama dalam dunia kesehatan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan agar dengan makalah ini, kita dapat mengetahui tentang anatomi leher dan kepala sesuia dengan tujuan kta daawal tadi, yakni :

-          Mengetahui struktur – struktur yang ada pada leher dan kepala

-          Mengetahui variasi dalam ukuran, bentuk dan jenis perlekatan otot

-          Mengetahui percabangan saraf dan pembuluh – pembuluh darah yang terdapat pada leher dan kepala

-          Mengetahui kemungkinan adanya penyimpangan – penyimpangan yang terjadi

Dalam penulisan makalah ini, mungkin masih banyak terdapat kekurangan, baik dalam seg penulisan maupun materi yang disajikan, untuk itu penulis mohon maaf yang sebesar – besarnya, dan penulis mengharapkan kita dapat mengambil manfaat dari makalah ini. Terima kasih

 

 

DAFTAR PUSTAKA

-          Moore, Keith L, 1995, Anatomi Klinis Dasar, Jakarta, Hipokrates.

-          Netter, 1996, Interactive Atlas of Human Anatomy, Hamburg, Novartis.  

 

 

 

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: